Home | Uncategorized | Efektif Tidaknya PJJ, Pengamat Pendidikan: Ditentukan Proses Pendampingan Keluarga Siswa

Efektif Tidaknya PJJ, Pengamat Pendidikan: Ditentukan Proses Pendampingan Keluarga Siswa

Ilustrasi pembelajaran jarak jauh. /Pikiran-rakyat.com/Armin Abdul Jabbar
Penerapan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan bagi siswa-siswi khususnya di tingkat SD dan SMP, tidak akan efektif bilamana tidak didampingi kedua orang maupun keluarga.Sehingga dalam penerapannya sendiri diperlukan langkah pendampingan, bagi para siswa yang melakukan PJJ di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Seperti diungkapkan Ketua Dewan Pendidikan Kota Cirebon, Jawa Barat, H. Hediyana Yusuf, yang mengatakan pihaknya dalam hal ini belum bisa menyimpulkan, apakah efektif atau tidaknya penerapan PJJ.

“Namun penerapannya sendiri tentu diperlukan proses pendampingan dari orang tua, maupun keluarga yang mengerti, jangan sampai siswa belajar sendiri karena  pasti tidak akan efektif,” kata Hediyana, Jumat, 17 Juli 2020.

Ia menambahkan sistem pembelajaran tatap muka diperlukan pendampingan dari guru, meski sudah didampingi  kadang siswa merasa jenuh. Apalagi sistem PJJ tanpa pendampingan pasti tidak akan efektif.

Di samping itu kesiapan sarana dan prasarananya sendiri juga harus diperhatikan, bagi keluarga dengan ekonimi mampu kuota internet tidak masalah bisa dibeli, akan tetapi bagi keluarga dengan ekonominya rendah, akan sulit karena tidak ada kuota untuk menerapkan sistem PJJ.

” Di samping itu meski adanya kerjasama lewat siaran televisi, PJJ tetap harus didampingi penerapannya agar efektif, siswa dapat mengerti apa yang disampaikan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya siswa-siswi SD dan SMP di Cirebon, akan menggelar kegiatan belajar dengan menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh. Langkah ini dilakukan sebagai sistem pembelajaran bagi siswa di tengah pandemi Covid-19 sekalipun dimasa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Seperti dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon, mulai 13 Juli 2020 sistem pembelajaran akan diterapkan secara jarak jauh sebagai pengganti sistem pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran 2020/2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Asdullah Anwar mengatakan sebetulnya baru akan dirapatkan pada Senin besok 13 Juli 2020, bertempat di Gedung Setda,  dengan situasi di daerah seperti sekarang, kabupaten cirebon melihat kondisi intinya akan diterapkan sistem pembelajaran jarak jauh.

” Yang terpenting sistem pembelajaran dapat berjalan, ilmu bisa disampaikan guru kepada siswanya, mungkin akan digelar dengan sistem aplikasi video, ” kata Asdullah Anwar kepada Pikiran Rakyat.com.***

 

sumber berita : PIKIRAN RAKYAT.com

About NHSC Kebumen

NHSC Kebumen

Check Also

Karya Mahasiswa Unair, Pemudah Difabel dalam Mencari Kerja

Empat mahasiswa Unair peraih medali perak di 3rd Digitalised International Invention Innovation and Design Johor …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *